Jumat, 17 Oktober 2014

LENSA KAMERA TERBAIK UNTUK FOTOGRAFER POTRAIT


Lensa, kamera, dan fotografer adalah tiga hal yang tidak dapat dipisahkan. Kamera bagus tetapi tidak didukung dengan lensa yang memadai akan menghasilkan foto yang membosankan. Sama halnya dengan fotografer dengan teknik yang bagus tetapi tidak menggunakan lensa dan kamera yang menunjang hasil fotonya akan standart.
Sebagai fotografer, fotografi potrait adalah media terbaik untuk menuangkan kreatifitas dan imajinasimu dalam memotret. Jika kamu sudah memiliki kamera DSLR yang memadai untuk memotret potrait, maka sekarang saatnya kamu tahu lensa apa saja yang bagus untuk memotret potrait.

1.    Zeiss 135mm f2 | $2,122.00

Zeiss 135mm f2
Lensa ini banyak direkomendasikan oleh banyak fotografer. Tidak hanya diciptakan dengan konstruksi super tetapi lensa ini mampu menghasilkan foto yang sangat tajam dan menakjubkan karena kompresi dan keajaiban khususnya. Keajaiban khususnya adalah mikro – kontras, membuat fokus subjek menjadi lebih indah dan jernih.
Zeiss mampu menhasilkan warna yang tajam pada foto dan membuat warna kulit sang model menjadi lebih mulus. Selain itu juga Zeiss mampu menghasilkan gambar yang sempurna. Memang lensa ini tergolong lensa mahal yang tidak semua orang bisa menggunakannya. Jika kamu ingin mencoba lensa ini, cobalah untuk menyewa dan gunakan mode manual jangan autofocus.

2. Rokinon 85mm f1.4 | $298.95

Rokinon 85mm f1.4
Ronikon adalah lensa low budget yang bisa kamu miliki. Foto yang dihasilkan Ronikon tergolong cukup tajam. Dengan hanya menggunakan mode AF kamu sudah bisa menghasilkan ketajaman warna, resolusi dan kualitas foto yang baik. Perlu diingat, meskipun lensa ini memadai untuk menggunakan AF, tetapi ada baiknya kamu berlatih untuk setting secara manual.

3. Samsung 85mm f1.4 |  $849.00

Samsung 85mm f1.4
Ketika pertama kali diluncurkan, lensa ini menuai banyak kritikan. Tetapi kemampuan lensa ini tetap mampu membuat kita terperangah. Tak hanya karena ketajamannya, tetapi juga teknologi terkini yang diusungnya menghasilkan warna apik seperti yang dihasilkan kamera Canon pada umumnya.
Lensa ini cukup bagus, apalagi jika kamu menambahkan lensa kecil untuk sesi foto headshot. Samsung menawarkan focal length 85mm dengan aperture 1,4 untuk potrait single atau couple dan Supersonic Accuator (SSA)

4. Olympus 75mm f1.8 | $799

Olympus 75mm f1.8
Mungkin adalah lensa terbaik untuk  Micro Four Thirds system dengan depth of field sekitar f3.5-3.7 pada full frame kamera. Lensa ini sangat direkomendasikan untuk Micro Four Thirds Potrait fotografer.
Sensor Olympus sangat baik dan menghasilkan warna yang tajam. Resolusi? Tak perlu ditanya karena hasilnya menakjubkan. Kamu tak perlu mengeluhkan hasil foto potrait dan wedding dengan lensa ini.

5. Sigma 85mm f1.4 | $969.00

Sigma
Lensa ini memang cukup besar, tetapi mampu menghasilkan foto yang sangat cantik. Posisi lensa ini cukup menarik dalam daftar kali ini, mengingat lensa ini adalah satu-satunya yang bisa dipasangkan di Nikon dan Canon dengan harga yang cukup bersaing. Tetapi jangan diragukan soal performa, hasil foto lensa keluara Sigma yang satu ini mendekati kualitas foto yang dihasilkan Canon f1,2 dan Nikon f1,4.

6. Canon 85mm f1.2 L USM II | $2,199

Canon
Canon seri ini adalah lensa legendaris. Canon 85mm F1.2 L USM II menjadi andalan bagi para fotografer potrait hingga sekarang. Meskipun dengan aperture f1.2 foto yang dihasilkan sangat solid. Fotografer potrait dan wedding masih mengandalkan lensa ini hingga sekarang. Selain itu lensa ini menghasilkan foto yang sangat sangat jernih dengan resolusi gambar yang amazing. Lensa ini cukup berat hampir untuk semua DSLR kecuali untuk seri 5D atau 7D yang memiliki pegangan vertikal.

7. Nikon 85mm f1.8 | $589

Nikon
Lensa ini mampu menangkap fokus yang lebih cepat dan bekerja dengan baik untuk Nikon D800. Dengan harga yang relatif terjangkau lensa ini mampu menghasilkan warna yang cukup baik. Terutama untuk tone warna kulit. Jika dibandingkan dengan Canon, lensa ini jauh lebih baik dari Canon dilihat dari segi saturasi dan kontrasnya.
Jika sudah membaca semua jenis lensa yang IDS rekomendasikan, sekarang saatnya kamu memutuskan mana lensa yang sesuai dengan budget dan kebutuhan. Jika masih merasa bingung dan ragu untuk membeli lensa, menyewa adalah salah satu pilihan yang menghemat kantong. Dengan menyewa kamu bisa mencoba berbagai jenis lensa, barulah kemudian memutuskan membeli yang mana. Save your wallet for one of this lens guys.

Kamu tertarik dan mau belajar fotografi? IDS | International Design School menyediakan Kursus Fotografi dan kamu juga bisa dapat gelar Bachelor dari Universitas Ternama di luar negeri.

Source: 1 2

Belajar Photografi bagi pemula menggunakan camera DSLR


Ketika kamu ingin belajar fotografi, mungkin kamu akan memikirkan kamera seperti apa yang akan digunakan. Apakah harus kamera DSLR untuk pemula atau kamera untuk profesional. Namun, saat kamu belajar fotografi sangat disarankan untuk membeli kamera DSLR biasa karena perkembangan teknologi yang serba cepat membuat spesifikasi kamera makin berkembang. Sebelumnya IDS | International Design School akan memberitahukan apa itu DSLR. Digital Single Lens reflex atau kamera digital refleksi tunggal merupakan kamera yang memakai sistem jajaran lensa jalur tunggal untuk menuju focal panel dan viewfinder. Sistem ini membuat kamu melihat objek sama persis dengan hasil fotomu.
Untuk kamu yang memiliki kocek lebih mungkin akan memilih kamera canggih karena kualitas yang lebih unggul. Namun, jika ditelisik lebih dalam, kamera DSLR pemula dengan kamera canggih tak memiliki perbedaan yang jauh. Seperti contoh, kualitas gambar dari kamera DSLR Canon 550D, 600D, 60D, sebenarnya tak jauh berbeda. Yang membedakannya hanya teknik fotografi dan kualitas lensa yang kamu gunakan. Di bawah ini terdapat tips untuk kamu yang ingin belajar fotografi dengan kamera DSLR.
1.      Saat membeli kamera, jangan pernah takut mengutak-atik kameramu. Dengan membaca buku manual, kamu tak perlu khawatir jika kamera akan rusak. Memang, saking penasarannya dengan barang baru kadang kamu malas membaca manual book, padahal buku tersebut sangat bermanfaat untuk kamu yang ingin lebih tahu seluk-beluk kameramu.
2.      Menggunakan kamera DSLR memungkinkan untuk kamu lebih berkreasi ketimbang memakai kamera point and shoot. Selalu gunakan mode manual meskipun terdapat mode auto yang lebih memudahkan kamu dalam menjepret. Tetapi, memakai mode auto akan membuat kamu stuck alias tak berkembang.
3.       Belajar fotografi berarti kamu harus memahami 3 elemen dalam kamera DSR, yaitu Iso, Aperture, dan Shutter Speed. Apa, sih itu? ISO menentukan kepekaan cahaya pada kamera. Semakin besar ISO, maka akan semakin peka sensor dalam menerima cahaya sehingga foto yang didapat akan semakin terang. Aperture merupakan bukaan lensa yang mengatur besar atau kecilnya diafragma sehingga mempengaruhi jumlah cahaya yang masuk. Semakin kecil aperture makan akan semakin besar lubang diafragma. Sedangkan shutter speed atau kecepatan rana adalah rentan waktu saat tombol shutter Anda terbuka. Atau waktu yang tersedia antara saat kamu memencet tombol hingga tombol kembali ke posisi semula.
4.      Gunakan lensa kit atau lensa bawaan saat kamu membeli kamera. Saat akan belajar fotografi, jangan memikirkan lensa lain untuk kebutuhanmu karena lensa bawaan biasanya sangat layak untuk memulai belajar. Jika kebutuhanmu meningkat, barulah untuk berpikir membeli lensa tertentu.
5.      Belajar fotografis ecara otodidak memang tak ada yang salah. Namun, sangat disarankan kamu memiliki mentor atau pendamping yang bisa membuat kamu lebih andal dalam fotografi. Dengan adanya mentor ilmumu bisa bertambah karena kamu bisa bertanya langsung kepada orang yang lebih ahli.
6.      Dan yang terakhir adalah selalu memotret apa pun yang menjadi objek menarik menurutmu. Selalu bawa kamera agar kamu tak kehilangan moment penting. Dengan banyak berlatih tentu kamu akan lebih memahami karakter kamera DSLRmu.
Kamu mau belajar fotografi? IDS | International Design School menyediakan Kursus Fotografi dan kamu juga bisa dapat gelar Bachelor dari Universitas Ternama di luar negeri.
Sumber: 1 2 3

MEMILIH KAMERA DSLR UNTUK PEMULA


Kamu mungkin masih bingung membeli kamera dslr untuk kamu yang merupakan pemula dari dunia fotografi. Bingung menentukan kamera seperti apa yang akan kamu pilih untuk mendukung hobi yang satu ini. Apalagi, kita mengenal banyak brand kamera dengan banyak tipe yang membuat kamu sulit memilih yang paling baik. Nah, sebelum membeli kamera dslr untuk kamu, IDS akan memberikan tips bagaimana memilih kamera.
Sesuaikan Budget
Mungkin kamu memiliki budget yang pas-pasan untuk memilih kamera mana yang akan kamu pilih. Sebagai pemula dalam fotografi, sangat disarankan untuk memilih kamera dslr yang tak begitu mahal dengan fitur yang tak begitu rumit. Apalagi mengingat perkembangan teknologi yang serba cepat, membuat kamu harus mengganti kamera sesuai kebutuhan  beberapa tahun ke depan.  Barulah begitu merasa andal, kamu bisa mengganti kamera yang canggih.
Perhatikan Sensor
Terdapat beberapa kategori sensor kamera, tapi umumnya terbagi dalam 3 ukuran, yaitu fullframe, APS-C dan Four-Thirds. Sensor  full frame adalah sensor kamera DSLR yang menggunakan ukuran sama dengan ukuran film analog. Apa yang kamu lihat di viewfinder, maka seperti itulah hasil fotonya. Untuk sensor APS-C dengan harga yang lebih murah dan ringan ini memiliki ukuran sensor yang lebih kecil sehingga ada bagian foto yang terpotong. Sedangkan sensor yang sedang nge-trend saat ini, Four-Third memiliki sensor yang paling kecil dibandingkan yang lain. Karena paling kecil, body sensor ini akan lebih ringan jika dibawa tanpa banyak mengurangi kualitas gambar.
  • Contoh sensor full frame: Canon 5D mark III, Nikon D600, Nikon D700, Nikon D800, Nikon D4, Sony A99.
  • Contoh sensor crop sensor APS-C: Canon 600D/650D/60D/7D, Nikon D3000/D3200/D90/D7000, Sony A390, Sony SLT A37/A57.
  • Contoh sensor Four-Thirds: Canon EOS-M, Fuji XE-1, Nikon J1/V1, Olympus EPL/EPM/EP, Panasonic GF, Sony NEX.
Resolusi Kamera
Ketahui dahulu fungsi kameramu nantinya. Apakah ingin dicetak dengan ukuran besar. Jika ya, sangat disarankan membeli kamera dslr untuk pemula dengan resolusi kamera yang besar. Resolusi adalah tingkat kerapatan titik-titik untuk membentuk foto. Jadi dengan resolusi yang besar tak akan membuat foto pecah jika dicetak.
ISO
Fitur satu ini menjadi penting untuk kamu yang pemula dalam memilih kamera dsrl. ISO akan dibutuhkan jika memotret dalam kondisi gelap atau cahaya yang minim. ISO berkaitan dengan sensitivitas sensor terhadap cahaya. Semakin besar ISO di settingan kamera maka akan semakin sensitif dan besar cahaya yang didapatkan.
Shutter Speed
Kamu suka menonton pertandingan olahraga secara langsung? Atau mungkin menonton konser penyanyi kesayanganmu? Nah, kamera dslr pemula akan lebih unggul daripada kamera saku dari segi shutter speed. Dan jangan lupa untuk terus mempelajari teknik dalam memilih shutter speed yang tepat.
Image Stabilization
Biasanya, sebagai pemula dalam dunia fotografi, tanganmu masih terasa kaku dan berefek pada hasil foto. Sebelum memilih kamera dslr untuk pemula, sebaiknya perhatikan fitur image stabilization atau sistem anti goyang. Hal ini akan mengurangi efek yang bergoyang.
Auto Focus
Kecepatan kamera dalam menangkap sebuah moment dengan cahaya yang minim menjadi salah satu keunggulan kamera dslr daripada kamera smartphone atau kamera saku. Carilah info yang bisa melakukan autofokus cepat dan memiliki titik AF yang banyak sebelum membeli kamera DSLR untuk pemula.

Harga kamera DSLR untuk pemula 2014:
CANON 1100d + 18-55is         Rp 4.395.000
NIKON D3100 + lens 18-55 VR Rp5.075.000
SONY SLT A58 + lens 18-55mm + 8g + tas + batt cad Rp5.375.000
NIKON    D3200 + lens 18-55 VR      Rp5.725.000
CANON    600d + 18-55mm IS + 8g            Rp5.995.000
Pilihan kamera Four-Thirds / Mirrorless:
CANON EOS-M + EF-M 18-55mm f/3.5-5.6 IS STM Rp4.995.000
NIKON    J2 + 10-30mm VR + 30-110mm VR    Rp5.895.000
OLYMPUS    EPM 2 + 14-42mm   Rp6.045.000
PENTAX Q10 + 5-15mm + 8GB    Rp4.600.000
SAMSUNG NX 1000 + Lens 20-50mm Rp4.850.000
SONY Alpha 3000 + 18-55m m Rp4.395.000
Sudah memutuskan akan membeli kamera seperti apa? Nah, IDS juga ingin memberitahukan untuk kamu yang mau belajar fotografi. IDS | International Design School menyediakan Kursus Fotografi dan kamu juga bisa dapat gelar Bachelor dari Universitas Ternama di luar negeri, lho.
Sumber: 1 2

About us

Facebook

Social Media

Advertisement